NYOMAN
SUKARI
Born
1968, Ngis, Bali. He is a graduate of ISI / Indonesian Institute of Arts, Yogyakarta.
Sukari received awards for Best Sketch and Best Painting at ISI Yogyakarta in
1990; Best Painting awarded at the Dies Natalis, ISI Yogyakarta in 1993; Pratisara
Affandi Adhi Karya awarded by ISI Yogyakarta in 1994; and the Lempad Prize awarded
by Sanggar Dewata Indonesia in 2000. Since 1990 he has participated in group
exhibitions in Indonesia, Singapore, USSR, Batam and Australia. In 2002, he
had a solo exhibition in Singapore.
|
IMAGE
|
CAPTION |
SELLING
PRICE
|
![]() |
NYOMAN
SUKARI |
S$750
|
|
|
||
![]() |
NYOMAN
SUKARI |
S$750
|
MORE
ABOUT THIS ARTIST
[English]
Nyoman Sukari was born in Ngis, Karangasem in 1969. He is a graduate of the
Indonesian Arts Institute (ISI) in Yogyakarta and has been an active member
of the Sanggar Dewata Indonesia artists' association since 1990. He received
the Affandi Art Award in 1994, and was chosen as a finalist in the Philip Morris
Indonesian Art Awards in 1995. Sukari has participated in exhibitions throughout
Indonesia and overseas in Australia since 1990.
Sukari allows his imagination to run wild, exploring the areas of life he is
interested in, so that they become magical, artistic outpourings onto canvas.
With broad brush strokes and mainly dark tones, Sukari has revealed a consistency
in his choice of subject matter in his art work, with his characteristic line,
colour and attitude. "If I allow the images to enter into my subconscious,
and there is an interaction, it signals the beginning of the creative process
for me."
[Bahasa Indonesia]
Lahir : 1969, desa Ngis, Manggis, Karangasem, Bali
Pendidikan : Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta
HAL yang agak sulit berubah pada Nyoman Sukari adalah keyakinannya untuk tetap
membiarkan imajinasinya liar menjelajah wilayah-wilayah kehidupan yang ia inginkan,
menjadi tuangan artistik magis ke atas kanvasnya. Dengan sapuan-sapuan besar
dan pewarnaan yang cenderung kelam, Sukari adalah sosok yang memperlihatkan
konsistensi sikap atas pilihan tema, karakteristik garis dan warna serta sikap
hidupnya dalam berkesenian. "Jika apa yang kuhayati masuk ke alam bawa
sadar sehingga terjadi interaksi, maka proses kreatif layak dimulai," begitu
yang ia katakan berulang-ulang dalam setiap pameran bersama yang ia ikuti. (suardi)
Konsep karya
"Imaji ku biarkan liar. Apa yang dihayati masuk ke dalam alam bawah sadar
sehingga terjadi interaksi, pertanda proses kreatif layak dimulai".
Solo Exhibitions
2002
Gajah Gallery, Singapore
Group Exhibitions
2002
Contemporary Art: Four Artists, Hotel Padma Bali, Legian, Bali
Komunitas Seni Rupa Lempuyang, Art Centre, Denpasar
Interaksi I, Sienna Galeri, Semarang
2001
Modern Magic: Post-war Balinese Modernists, Art Forum, Singapore
Pelangi Nusantara, Batam
Moom Gallery, Jakarta
Grand Opening Exhibition, Canna Gallery, Jakarta
Spirit '90, Ina Galeri, Jakarta
Selaksa Daya Rupa, Jakarta
Seni Rupa Bali Kontemporer, Bentara Budaya, Jakarta
Sanggar Dewata Indonesia, National Gallery, Jakarta
Selamatkan Laut Kita, Jakarta
Bali Focus, Santi Gallery, Jakarta
Memasuki Sejarah, Ina Galeri, Jakarta
Kecil itu Indah, Edwin's Gallery, Jakarta
Millenium III, Purna Budaya, Yogyakarta
Sebelas Windhu Purbakala, Taman Budaya Yogyakarta
Asian Spiritual Art, Affandi Museum, Yogyakarta
Not Just the Political, Museum H. Widayat, Mungkid, Magelang
Oktober Gallery, Yogyakarta
Gebyar Seni Lukis Yogya Bali, Suardhana Gallery, Denpasar
Sketsa & Drawing, Paros Gallery, Sukawati, Bali
2000
Pertukaran Budaya Indonesia dan Rusia, Moscow, Russia
Abstraksi II, Andi's Gallery, Jakarta
One Gallery, Jakarta
Silahturami Budaya, Gresik
Kabinet Pelangi, Bentara Budaya, Yogyakarta
12 Painters of Sanggar Dewata Indonesia, Hotel Padma Bali, Legian, Bali
Galeri Sembilan, Yogyakarta
1999
Abstraksi Bali (two artists), Santi Gallery, Jakarta
Kelompok Lempuyang, Hotel Hilton, Surabaya
Sanggar Dewata Indonesia Millenium Art Exhibition at 6 museums in Bali
1998
Seni Rupa Ruwatan Bumi, Art Centre, Denpasar
Kelompok Lempuyang, Puri Agung, Amlapura, Bali
Kelompok Lempuyang, Studio Lempuyang, Karangasem, Bali
Sanggar Dewata Indonesia, Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta
1997
Between Two Worlds: Contemporary Balinese Art, Parliament House, Darwin, Australia
51 Tahun Indonesia Merdeka, MONAS, Jakarta
Spirit '90, Purna Budaya, Yogyakarta
Bali Art Selection, STSI Denpasar
Seni Untuk Semua, Ruko Gatsu, Denpasar
Ibah Gallery, Ubud, Bali
1996
Kelompok Sebelas, Sika Gallery, Ubud, Bali
Indonesian Art Awards, Jakarta
1995
Sanggar Dewata Indonesia, Purna Budaya, Yogyakarta
Sanggar Dewata Indonesia, Museum SLKI, Yogyakarta
Spirit '90, Art Centre, Denpasar
Silahturahmi, Museum Affandi, Yogyakarta
ICCT, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
Indonesian Art Awards, Jakarta
1994
Pelukis Muda, Purna Budaya, Yogyakarta
Spirit '90, Purna Budaya, Yogyakarta
Sanggar Dewata Indonesia, Museum SLKI, Klungkung, Bali
Water Based Paintings, Korea-Indonesia, Hotel Padma Bali, Legian, Bali
Art for AIDS, Rudana Gallery, Ubud, Bali
1993
Kelompok Sebelas Sanggar Dewata Indonesia, Kerti Gallery, Ubud, Bali
Experimental Solidaritas Tanah Lot, Kampus ISI Yogyakarta
Dies Natalis, STSI Denpasar
1992
Sanggar Dewata Indonesia, Museum SLKI, Yogyakarta
Festival Mahasiswa Seni se-Indonesia, Purna Budaya, Yogyakarta
1991
Angkatan '90, Widya Mandala, Yogyakarta
Remaja Berprestasi, PPPGK, Yogyakarta
1990
Art Centre, Denpasar
Seni Rupa, Gedung Pemuda, Jakarta
Mahasaba II, Cipayung, Bogor
Awards
2000: Sanggar Dewata Indonesia Lempad Prize
1995 Finalist, Indonesian Art Awards
1994 Karya Terbaik Pratisara Affandi Adhi Karya
1993 Karya Lukis Terbaik Dies Natalis ISI Yogyakarta
1992 Sketsa, Lukis Cat Air, Cat Minyak Terbaik, ISI Yogyakarta
Penghargaan dari MENPORA Akbar Tanjung
1990 Sketsa & Lukis Terbaik,, ISI Yogyakarta
1989 Sketsa Terbaik, SMSR Denpasar
PRESS
'Karangasem boys' invigorate Bali painting scene
THE JAKARTA POST | July 29, 2006